Hai senin, selamat bertemu lagi
Hai senin, berdebar aku menunggumu
Hai senin, melonjak aku dipertemuan kita
Mengapa aku menyukaimu, ketika yang lain tak begitu
Mengapa aku merindumu, ketika yang lain tak begitu
Mengapa aku menantimu, ketika yang lain tak begitu
Senin, Terimakasih kau hadir
Karenamu
Lebih banyak aku menatapnya
Lebih banyak aku bersamanya
Lebih banyak aku didekatnya
Lebih banyak aku berbicara denganya
Lebih banyak perhatianya untuku
Lebih banyak suaranya untuku
Lebih banyak tatapanya untuku
Lebih banyak energinya untuku
Bagaimana aku begitu menyukai senin?
Karena senin aku bertemu selasa dan lainya
Karena senin aku bertemu sabtu pilu
Pilu karena minggguku tak dapat bersamanya
Tapi itu seninku yang dulu
Tapi itu seninku yang lalu
Tapi itu seninku ketika dia ada
Tapi itu seninku ketika aku dan dia
Seninku tentang dia
Hariku tentang dia
Waktu dulu ketika ada dia
Dan sekarang tak begitu
Seninku hambar
Kedatanganmu tak begitu kusukai
Aku seperti yang lainya ketika kau hadir
Tak semangat dengan kehadiranmu
Maaf senin, aku menyukaimu yang dulu
Hai senin, berdebar aku menunggumu
Hai senin, melonjak aku dipertemuan kita
Mengapa aku menyukaimu, ketika yang lain tak begitu
Mengapa aku merindumu, ketika yang lain tak begitu
Mengapa aku menantimu, ketika yang lain tak begitu
Senin, Terimakasih kau hadir
Karenamu
Lebih banyak aku menatapnya
Lebih banyak aku bersamanya
Lebih banyak aku didekatnya
Lebih banyak aku berbicara denganya
Lebih banyak perhatianya untuku
Lebih banyak suaranya untuku
Lebih banyak tatapanya untuku
Lebih banyak energinya untuku
Bagaimana aku begitu menyukai senin?
Karena senin aku bertemu selasa dan lainya
Karena senin aku bertemu sabtu pilu
Pilu karena minggguku tak dapat bersamanya
Tapi itu seninku yang dulu
Tapi itu seninku yang lalu
Tapi itu seninku ketika dia ada
Tapi itu seninku ketika aku dan dia
Seninku tentang dia
Hariku tentang dia
Waktu dulu ketika ada dia
Dan sekarang tak begitu
Seninku hambar
Kedatanganmu tak begitu kusukai
Aku seperti yang lainya ketika kau hadir
Tak semangat dengan kehadiranmu
Maaf senin, aku menyukaimu yang dulu
Komentar
Posting Komentar