Langsung ke konten utama

18 cinta kasih

Memang aku bukan siapa- siapa, tidak banyak yang kenal denganku. dan tidak banyak yang bersikap baik denganku. aku mengerti ketika tidak banyak yang mengucapkan selamat ulang tahun kepadaku. tapi aku yakin orang- orang yang memberiku selamat mereka adalah orang- orang yang hadir dalam hidupku dengan kasih yang tulus, mereka benar- benar menggap kehadiranku diantara mereka. Dan untuk yang terkasih ibu bapakku dan adik- adiku kalian cahaya hidupku, menerangiku dan memberiku warna kala gelap hariku. terimakasih atas cinta dan kasih kalian, atas ketulusan kalian. jadi aku mengerti ketulusan melebihi segalanya, lebih berharga dari tawa yang tak pantas dan hura- hura. Atas nama ketulusan aku Rizky Widya Berlianti yang berarti pemberian dari Tuhan berupa ilmu pengetahuan yang bersinar dan kokoh layaknya berlian, berterimakasih dan akan menyayangi kalian setulus hatiku dan selalu berusaha menjadi yang lebih baik untuk kalian. Terimakasih untuk 18 tahun yang bermakna ini, untuk cinta yang melimpah selama ini dan akan kutemukan banyak cinta dan ketulusan nanti dengan manusia- manusia baru yang datang kehidupku untuk melengkapi hariku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Semu

Telah kurangkai sepenggal kisah, tak tau apakah itu tentang penggalan cerita hidup atau sepenuhnya khayalanku. Kubuat cerita tentang indahnya pertemuan, kurangkai dengan diksi yang menghanyutkan. Kuikuti isi hati dari lamunan yang menciptakan perjalanan semu, dalam kisah fiktif yang tertulis untuk menenangkan dan melepaskan kegundahan hati. Kegundahan karena dipenuhi dengan angan, angan yang dirangkai dengan imaji dan tak pernah tau berujung kenyataan atau hanya bagian dari cara untuk menikmati sendiri. Hampir- hampir kumulai kisah itu, sudah kutetapkan sang pemeran utama, kugambarkan dia seolah dia nyata, bahkan telah terpikir olehku bagaimana akhir dari kisah semu itu. Bahkan sebenarnya tak hanya sebait yang telah kurangkaikan untuk fiksi yang belum kuberi judul itu. Dari cerita rekaan itu, kuandaikan hidupku. Dan akhirnya aku sadar akan siapa diriku, tak lebih dari seorang hamba yang bergantung pada Tuhanya. Kurangkai kehidupan yang kuinginkan tapi Allah berikan kisah yang ...

Hai (lagi)

Mengengok kembali ruang pribadiku yang sengaja kubangun untuk menampung keluhku. Kudatangi lagi ruang peribadiku yang telah lama tak pernah kujamah lagi. Aku yang rindu untuk kembali kepadamu. Aku yang rindu, untuk berbagi kepadamu. Tengah malam ini setelah membaca roman picisan ruang pribadi manusia lain, aku teringat akan ruangku. Tempatku menjelaskan diriku kepada dunia tanpa malu karena ku tahu, aku bukan yang orang lain inginkan, diriku tak perlu mereka tahu. Nyamanku karena dapat mengumbar pada dunia tentangku, tanpa satupun yang tau. Hai... telah lama, hampir dua tahun aku tak berbagi. Malam ini aku datang lagi, aku baca ceritaku dan aku rindu memenuhimu. Hai... maaf, aku datang dikala kecewa, aku datang dikala tidak bahagia, aku datang dikala diriku penuh dengan kegundahan dengan fikiran gila. Aku berusaha, aku akan datang membuat cerita bahagia dan berani membagikanya pada dunia dan biarkan semua orang mengetahuinya. Maafkan jika beberapa tulisanku terlihat menyed...