Langsung ke konten utama

Bagi Saya Ini Luar Biasa

KAGET mungkin itu hal pertama yang saya rasakan setelah mendapatkan hal yang tak terduga. Yang biasa menurut orang lain dan bahkan kurang bermakna, karena mereka memang pantas, namun ketika mendapatkanya serasa saya tidak pantas. Perasaan itu hadir karena saya baru saja hijrah untuk berkerudung, mungkin baru satu bulan dan di saat itu pula saya masuk dalam sebuah unit kegiatan mahasiswa kampus yaitu organisasi keagamaan. entah bagimana mereka menilai saya tetapi hal muncul dibenak saya adalah Allah yang memberikan ini, menjadikan saya sebagai salah satu nominasi akhwat dengan kepribadian terbaik, agar saya selalu berusaha untuk menjadi yang seperti itu. mungkin jika saya yang mendapatkan pelakat atas hal tersebut, saya akan besar kepala dan tidak akan belajar. Karena itulah Allah melalui senior hanya menjadikan saya sebagi nominasi agar saya selalu belajar untuk menjadi muslimaah dengan kepribadian yang terbaik yang tercermin melalui sikapnya. Insya Allah. Semoga kebanggaan ini tidak menjadikan kesombongan bagi saya, tetapi menjadi motivasi untuk menjadi yang lebih baik, karena niat saya adalah mencari keberkahan dan tempat berpegang ketika saya lalai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Semu

Telah kurangkai sepenggal kisah, tak tau apakah itu tentang penggalan cerita hidup atau sepenuhnya khayalanku. Kubuat cerita tentang indahnya pertemuan, kurangkai dengan diksi yang menghanyutkan. Kuikuti isi hati dari lamunan yang menciptakan perjalanan semu, dalam kisah fiktif yang tertulis untuk menenangkan dan melepaskan kegundahan hati. Kegundahan karena dipenuhi dengan angan, angan yang dirangkai dengan imaji dan tak pernah tau berujung kenyataan atau hanya bagian dari cara untuk menikmati sendiri. Hampir- hampir kumulai kisah itu, sudah kutetapkan sang pemeran utama, kugambarkan dia seolah dia nyata, bahkan telah terpikir olehku bagaimana akhir dari kisah semu itu. Bahkan sebenarnya tak hanya sebait yang telah kurangkaikan untuk fiksi yang belum kuberi judul itu. Dari cerita rekaan itu, kuandaikan hidupku. Dan akhirnya aku sadar akan siapa diriku, tak lebih dari seorang hamba yang bergantung pada Tuhanya. Kurangkai kehidupan yang kuinginkan tapi Allah berikan kisah yang ...

Hai (lagi)

Mengengok kembali ruang pribadiku yang sengaja kubangun untuk menampung keluhku. Kudatangi lagi ruang peribadiku yang telah lama tak pernah kujamah lagi. Aku yang rindu untuk kembali kepadamu. Aku yang rindu, untuk berbagi kepadamu. Tengah malam ini setelah membaca roman picisan ruang pribadi manusia lain, aku teringat akan ruangku. Tempatku menjelaskan diriku kepada dunia tanpa malu karena ku tahu, aku bukan yang orang lain inginkan, diriku tak perlu mereka tahu. Nyamanku karena dapat mengumbar pada dunia tentangku, tanpa satupun yang tau. Hai... telah lama, hampir dua tahun aku tak berbagi. Malam ini aku datang lagi, aku baca ceritaku dan aku rindu memenuhimu. Hai... maaf, aku datang dikala kecewa, aku datang dikala tidak bahagia, aku datang dikala diriku penuh dengan kegundahan dengan fikiran gila. Aku berusaha, aku akan datang membuat cerita bahagia dan berani membagikanya pada dunia dan biarkan semua orang mengetahuinya. Maafkan jika beberapa tulisanku terlihat menyed...